
12: Abdullah bin ‘Abbas r.a. berkata, “Rasulullah s.a.w. bersabda,
“Sesungguhnya Allah mencatat kebaikan dan kejahatan, kemudian menjelaskan keduanya. Maka siapa yang berniat akan berbuat kebaikan kemudian tidak dikerjakannya, Allah mencatat untuknya satu kebaikan (hasanah),
dan jika berniat kebaikan, kemudian dikerjakan, dicatat sepuluh kebaikan (hasanah), mungkin ditambah hingga tujuh ratus kali ganda atau lebih dari itu.
Dan apabila berniat akan membuat kejahatan, tetapi tidak dikerjakan, maka Allah mencatat baginya satu kebaikan (hasanah),
dan jika niat itu dilaksanakan, maka ditulis baginya satu kejahatan.
(Bukhari, Muslim)
Rujukan: Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf Annawawy (Terjemahan Salim Bahreisy). 1977. RIADHUS SHALIHIN 1. Bandung: PT ALMA’ARIF. m.s 19
cetak/print (Untuk kebaikan anda, sila cetak semuka demi semuka.)Related posts:
- Hadith
- RIADHUS SOLIHIN : Niat Ikhlas – Hadith 1
- RIADHUS SOLIHIN (1) : Niat Ikhlas – Hadith 2
- RIADHUS SOLIHIN (1) : Niat Ikhlas – Hadith 7
- RIADHUS SOLIHIN (1) : Niat Ikhlas – Hadith 9
- RIADHUS SOLIHIN (1) : Niat Ikhlas – Hadith 10
- RIADHUS SOLIHIN (1) : Niat Ikhlas – Hadith 11
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.






